Anak Gelandangan

Aku adalah seorang karyawan di sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang beverage. Posisiku sudah lumayan tinggi, yaitu sebagai General Manager sehingga aku mendapatkan fasilitas perumahan dan sebuah mobil sedan. Aku masih lajang sehingga sehabis pulang kerja hobiku jalan-jalan cari pengalaman dan refresing.

Cerita ini berawal saat aku pulang kerja sekitar jam 11 malam, mobilku menabrak seorang anak yang digandeng ibunya sedang menyeberang jalan. Untung saja aku cepat menginjak rem sehingga anak itu lukanya tidak parah hanya sedikit saja dibagian pahanya. Ketika aku tawarkan untuk ke rumah sakit, Ibu itu menolak dan katanya lukanya tidak parah.

“Ya udah bu, sekarang aku antar Ibu pulang, dimana rumah Ibu?”
“Nggak usah den, si Mbok nggak usah diantar”.
“Kenapa Mbok, inikan sudah malam, nggak apa-apa Mbok aku antar ya?”
Si mbok ini tidak menjawab pertanyaanku dan hanya menunduk lesu dan ketika dia mau menjawab, dari arah ujung trotoar mencul anak kecil sambil membawa bekicot.
“Ini Mbok bekicotnya, biar luka Mbak Tika cepat sembuh”.
Ibu itu menerima bekicot dari gadis itu, memecahnya dibagian ujung dan mengoleskannya diluka gadis yang ternyata namanya Tika. Tapi, Setelah selesai mengoleskan, simbok itu mengandeng Tika dan adiknya mau pergi. Sebelum melangkah jauh, aku hadang dan berusaha untuk mengantarnya pulang.

“Simbok mau pulang.., aku antar ya Mbok, kasihan Tika jalannya pincang”.
“Ngaak usah den, simbok..”.
“Kenapa Mbok, nggak sungkan-sungkan, ini kan sudah malam, kasihan Tika Mbok..”.
“Simbok ini nggak punya rumah den, sombok cuma gelandangan”.
Aku sempat benggong mendengar jawaban simbok ini, akhirnya aku putuskan untuk mengajaknya ke rumahku walaupun hanya untuk malam ini saja. Terus terang aku kasihan kepada mereka.
“Ya sudah Mbok, kamu dan kedua anakmu itu malam ini boleh tidur dirumahku”
“Tapi ndoroo..”.
“Sudahlah Mbok, ini juga kan untuk menebus kesalahanku karena menabrak Tika”.

Dari informasi yang aku dapatkan didalam mobil selama perjalanan pulangp, simbok ini ternyata ditinggak suaminya saat mengandung adiknya Tika, yang akhirnya aku ketahui namanya Intan. Simbok ini yang ternyata namanya Inem, usianya sekitar 42 tahun, dan anaknya si Tika umurnya 14 tahun sedangkan Intan baru 11 tahun. Tika sempat lulus SD, sedangkan Intan hanya sempat menikmati bangku SD kelas 4.

Setelah sampai dirumah, Mbok Inem dan kedua anaknya langsung aku suruh mandi dan makan malam. Ternyata simbok, Tika dan Intan tidak membawa baju ganti sehingga setelah mandi baju yang dipakainya ya tetap yang tadi. Padahal baju yang dipakai ketigany sudah tidak layak untuk dipakai lagi. Simbok memakai daster yang lusuh dan sobek disana-sini sedangkan Tika dan Intan sama saja lusuh dan penuh jahitan disana sini. Besok yang kebetulan hari minggu, aku memang mempunyai rencana membelikan baju untuk mereka bertiga. Aku memang tipe orang yang nggak bisa melihat ada orang lain menderita. Kata temen-temen sih, aku termasuk orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Tika dan juga kamu Intan makan yang banyak ya.. biar cepet gede..”.
“Inggih Ndoro.., boleh nggak kalau Intan habiskan semuanya, karena Intan sudah 2 hari nggak makan”.
“Boleh nduuk.., Intan dan Tika boleh makan sepuasnya disini”.

*****

Mulai dari sinilah awal dari petualangan seksku. Setelah acara makan malam selesai, ketiganya aku suruh tidur di kamar belakang. Sekitar jam 1 malam setelah aku selesai nonton acara TV yang membosankan, aku menuju kekamar belakang untuk meneggok keadaan mereka. Ketika aku masuk kekamar mereka, jantungku langsung berdeguk cepat dan keras saat aku melihat daster Mbok Inem yang tersingkap sampai ke pinggang. Ternyata dibalik daster itu, Mbok inemku ini memiliki paha yang betul-betul mulus dan dibalik CD nya yang lusuh dan sobek dibagian depannya terlihat dengan jelas jembutnya yang tebal dan hitam. Pikiranku langsung melayang dan kontolku yang masih perjaka ini langsung berontak.

Setelah agak tenang, tanganku langsung bergerilnya mengelus paha mulus Mbok inemku ini. Setelah puas mengelus pahanya, aku mulai menjilati ujung paha dan berakhir dipangkal pahanya. Aku sempat mau muntah ketika mulai menjilati klitorisnya. Di depan tadi kan aku sudah bilang kalau CD Mbok ku ini sobek dibagian depan.., jadi clitnya terlihat dengan jelas. Sedangkan yang bikin aku mau muntah adalah bau CDnya. Ya.. mungkin sudah berhari-hari tidak dicuci. Setelah sekitar 13 menit aku jilati clitnya dan ternyata Mbok inemku ini tidak ada reaksi.. ya mungkin terlalu capek shingga tidurnya pulas banget, aku mulai keluarkan kontolku dan mulai aku gesek-gesekkan di clitnya. Aku tidak berani melapas CDnya takut dia bangun. Ya.. aku hanya berani mengocok kontolku sambil memandangi clit dan juga teteknya. Ternyata Mbok inemku ini tidak memakai BH sehingga puting payudaranya sempat menonjol di balik dasternya. Aku tidak berani untuk memeras teteknya karena takut Mbok Inem akan bangun.

Sedang asyik-asyiknya aku mengocok kontolku, si Tika bangun dan melihat ke arahku. Tika sempat mau teriak dan untung saja aku cepat menutup mulutnya dan memimta Tika untuk diam. Setelah Tika diam, berhubung aku sudah tanggung, terus saja aku kocok kontolku. Tika yang masih terduduk lemas karena ngantuk, tetap saja melihat tangan kiriku yang mengocok kontolku dan tangan kananku mengusap-usap paha mulus ibunya. Sambil melakukan aktivitasku, aku pandangi si Tika, gadis kecil yang benar-benar polos, dan aku lihat sesekali Tika melihat mataku terus berpindah ke paha ibunya yang sedang aku elus-elus berulangkali. Setelah sekitar 8 menit berlalu, aku tidak tahan lagi, dan akhirnya “.. croot.. crrott.. croot..” ada 6 kali aku menembakkan pejuhku ke arah clit Mbok inemku ini.

Saat aku keluarkan pejuhku, si Tika menutup matanya sambil memeluk kedua kakinya. Pada saat itulah aku tanpa sengaja melihat pangkal pahanya dan ternyata.., tikaku ini tidak memakai CD. Saat aku sedang melihat memeknya Tika, dia bilang..
“Ndoro.. kenapa pipis di memeknya simbok”. aku sendiri sempat kaget mendengarnya.
“Nduuk.. itu biar ibumu tidur nyenyak..”.
“Ndoroo.. Tika kedingingan.., Tika mau pipis.. tapi Tika takut ke kamar mandi..”.
“Ya.. sudah Nduk.. ayo aku antar ke kamar mandi”.

Tika kemudian aku ajak pipis ke toilet di kamar tidurku. Aku sendiri juga pengen pipis, terus Tika aku suruh jongkok didepanku. Tika kemudian mengangkat roknya dan.. suur.. banyak sekali air seni yang keluar dari memeknya. Aku sendiri hanya sedikit sekali kencingku. Setelah acara pipisnya selesai, Tika aku gendong dan aku dudukkan di pinggir ranjangku. Lalu aku peluk dan aku belai lembut rambut panjangnya yang sampai ke pinggang.
“Ndoro.. Tika belum cebok.. nanti memeknya Tika bau lho.. Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. biar nanti Ndoro yang bersihin memeknya Tika.. Tika bobok disini ya.. sama ndoromu ini..”.

Kemudian Tika aku angkat dan mulai aku baringkan di ranjang empukku ini. Tangganku mulai aktif membelai rambutnya, pipinya, bibirnya.. dan juga payudaranya yang lumayan montok. Pada saat tanganku mengelus pahanya..
“Ndoro.. kenapa mengusap-usap kaki Tika yang lecet..”.
“Oh iya Nduk.. Ndoro lupa..”.
Tahu sendirilah, aku memang benar-benar sudah horny untuk mencicipi Tika, gadis kecilku ini. Bayangkan pembaca, disebelahku ada gadis 14 tahun yang begitu polos, dan dia diam saja ketika tanganku mengelus-elus seluruh tubuhnya.

Pembaca.. gimana udah belum ngebayanginya.. udah belum..! udah yaa.. aku terusin ceritanya.

Kemudian aku jongkok diantara kakinya dan mulailah aku singkap rok yang dipakai Tika sampai ke pinggang. Sekarang terpampanglah dihadapanku seorang gadis kecil usia 14 tahun denga bibir kemaluan yang masih belum ditumbuhi bulu. Setelah pahanya aku kangkangkan, terpangpanglah segaris bibir memek yang dikanan-kirinya agak mengelembung.., eh maksudku tembem. Dengan jari telunjuk dan Ibu jari aku berusaha untuk menguak isi didalamnya. Dan ternyata.. isinya merah muda, basah karena ada sisa pipisnya yang tadi itu lho dan juga agak mengkilap.

Tangankupun mulai mengelus memek keperawanannya, dan sesekali aku pijit, pelintir dan aku tarik-tarik clitorisnya. Ake sendiri heran clitnya tikaku ini ukurannya nggak kalah sama ibunya.
“Aduuh.. Ndoro.. memeknya Tika diapain.. Ndoro..”.
“Tenang Nduk.. nggak apa-apa.. Ndoro mau nyembuhin luka kamu kok.. Tika diam saja yaa..”.
“Inggiih.. Ndoro..”.
Setelah Tika tenang, akupun mulai menjilati memeknya dan memang ada rasa dan bau pipisnya Tika.
“Ndoro.. jangaan.. Tika malu ndoroo.. memek Tika kan bau..”.
Aku bahkan sempat memasukkan jariku ke liang perawannya dan mulai aku kocok-kocok dengan pelan. Tikapun mulai menggelinjang dan mengangkat-angkat pantatnya.

Aku pun mulai menyedot memeknya Tika dengan kuat dan aku lihat Tika menggigit bibir bawahnya sambil kepalanya digoyang kekanan kiri.
“Ndoroo.. geli Ndoro.. memeknya Tika diapain sih ndoroo..”.
Akupun tidak peduli dengan keadaan Tika yang kakinya menendang-nendang dan tangannya mencengkeram seprei ranjangku sampai sobek disana sini. Dan akhirnya..
“Ndoroo.. sudah Ndoro.. Tika mau pii.. piis dulu Ndoro..”.
Dan tidak lama kemudian “Ssuur.. suur.. suur..”
Banyak sekali cairan hangatnya membanjiri mulutku. Aku berusaha sekuat tenaga untuk menelan semua cairan memeknya yang mungkin baru pertama kali ini dikeluarkannya.

Setelah kujilati dan kuhisap sampai bersih, akupun tiduran disebelahnya dan kurangkul tikaku ini.
“Ndoro.. maafin Tika ya.. Tika tadi pipis di mulutnya Ndoro.. pipis Tika bau ya Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. tapi Tika harus dihukum.. karena udah pipis dimulut Ndoro..”
“Tika mau dihukum apa saja Ndoro.. asalkan Ndoro nggak marahin Tika..”.
“Hukumannya, Tika gantian minum pipisnya Ndoro.. mau nggak..”.
“Iya Ndoro..”.

Akhirnya aku keluarkan kontolku yang sudah tegang. Begitu kontolku sudah aku keluarkan dari CDku, Tika yang masih terlalu polos itu menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Aku lihat wajah Tika agak memerah. Setelah aku lepaskan kedua tangannya, aku sodorkan kontolku kedepan wajahnya dan aku suruh Tika untuk memegangnya.
“Nduk.. ayo dipegang dan dielus-elus..!.
“Inggih Ndoro.. tapi Tika malu Ndoro.. Tika takut Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. ini nggak nggigit kok.. ini namanya kontol Nduk..”.
Kemudian gadis kecilku ini mulai memegang, mengurut, meremas dan kadang-kadang diurut.
“Nduk.. kontolnya ndoromu ini diemut ya..”.
“Tapi Ndoro.. Tika takut Ndoro.. Tika jijik Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. diemut saja seperti saat Tika ngemut es krim.. ayo nanti Tika Ndoro kasih es krim.. mau ya..”.
“Benar Ndoro.. nanti Tika dikasih es krim..”.”Iya Nduk..”.

Tika pun jongkok diantara pahaku dan mulai memasukkan kontolku ke mulutnya yang mungil. Agak susah sih, bahkan kadang-kadang kontolku mengenai giginya.
“Nah gitu nduuk.. diisep ya.. yaa.. ya gituu.. nduuk..”.
Sambil Tika mengoral kontolku, kaos lusuhnya Tika pun aku angkat dan aku lepaskan dari tubuh mungilnya. Aku elus-elus teteknya dan kadang aku remas dengan keras.
“Aku gemes banget sih sama payudaranya yang bentuknya agak meruncing itu”.
Sekitar 12 menit kemudian, aku rasakan kontolku sudah berdenyut-denyut. Aku tarik kepala Tika dan aku kocok kontolku dimulut mungilnya.. dan.. aku tekan sampai menyentuh kerongkongannya dan akhirnya “.. croot.. croot.. croot.. cruut..!”
Cairan pejuhku sebagian besar tertelan oleh Tika dan hanya sedikit yang menetes keluar dari mulutnya.

“Ndoroo.. pipisnya banyak banget.. Tika sampai mau muntah..”.
“He.. eh.. nduuk.. tapi enak kan.. pipisnya Ndoro..”.
“Inggih Ndoro.. pipis Ndoro kental banget.. Tika sampai nggak bisa telan.. agak amis Ndoro..”.
Aku memang termasuk laki-laki yang suka merawat tubuhku. Hampir setiap hari aku fitnes. Menuku setiap hari : susu khusus lelaki, madu, 6 butir telur mentah, dan juga suplemen protein produk Amerika. Jadi ya wajar kalau spermaku kental dan agak amis.

Kemudian aku peluk bidadariku kecilku ini dan sesuai janjiku dia aku kasih es krim rasa vanilla. Setelah habis Tika memakan es krimnya, dia aku telentangkan lagi diranjangku. Terus aku kangkangkan lagi pahanya dan aku mulai lagi menjilati memek tembemnya. terus terang saja aku penasaran sebelum membobol selaput daranya.
“Ndoro.. mau ngapain lagi.. nanti Tika pipis lagi lho Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. pipis lagi aja Nduk.. Tika mau lagi khan es krim..”
“Mau Ndoro..”.

Setelah aku siap, pahanya aku kangkangkan lagi lebih lebar, dan aku mulai memasukkan kepala kontolku ke lubang surgawinya. Baru masuk sedikit, tikaku meringgis.
“Ndoro.. memek Tika diapain.. kok sakit..”
Aku sempat tarik ulur kontolku di liang memeknya. Dan setelah kurasa mantap, aku tekan dengan keras. Aku rasakan ujung kontolku merobek selaput tipis, yang aku yakin itu adalah selaput daranya.
“Ndoorroo.. sakiit..” Langsung aku peluk Tika, kuciumi wajah dan bibir mungilnya.
“Nggak apa-apa Nduk.. nanti enak kok.. Tika tenang saja ya..”.
Setelah kudiamkan beberapa saat, aku mulai lagi memompa memeknya dan aku lihat masih meringis sambil menggigit bibir bawahnya.

“Oohh.. ahh.. auuhh.. geli Ndoro.. ahh..” itulah yang keluar dari mulutnya Tika.
“Auuhh.. oohh.., Ndoro.., periih…, aahh.. gelii Ndoro.. aahh..,”.
SAmbil aku terus meusuk-nusuk memeknya, aku selalu perhatikan wajah imutnya Tika. Sungguh pemandangan yang luar biasa. Wajahnya memerah, bibirnyapun kadang-kadang menggigit bibir bawahnya dan kalau aku lihatnya matanya terkadang hanya terlihat putihnya saja. Kedua kaki Tika pun sudah tidak beraturan menendang kesana-kesini dan juga kedua tangannya menarik-narik seprei kasurku hingga terlepas dari kaitannya.
“Auuhh.. oohh.., ndoroo.., aahh.. ooh.. aahh, ndoroo..”.

Aku mulai rasakan ada denyutan-denyutan vaginanya di kontolku, pertanda tikaku sebentar lagi orgasme. Kepala Tika pun mulai menengadah ke atas dan kadang-kadang badannya melengkung. Sungguh pemandangan yang sensasional, gadis 14 tahun yang masih begitu polos, tubuhnya mengelinjang dengan desahan-desahan yang betul-betul erotis. Aku yakin para pembaca setuju dengan pendapatku, tapi tangannya pembaca kok megang-megang “itu” nya sendiri, hayo udah terangsang ya. Aku tahu kok, nggak usah malu-malu, terusin aja sambil membaca ceritaku ini.

“Oohh.. ahh.. auuhh.. geli ndoroo.. ahh..”
“Ndoroo.. Tika mau pipiiss.. ndoroo..”
“Seerr.. suurr.. suurr.., kontolku seperti disiram air hangat..”.
Aku peluk sebentar tikaku untuk memberikan kesempatan gadis kecilku menuntaskan orgamesme. Setelah agak reda, aku lumat-lumat bibir mungilnya.
“Maapin Tika ya Ndoro.. Tika pipis dikasurnya Ndoro..”.
“Tika malu Ndoro.. udah gede masih ngompol di kasur..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. (lugu sekali gadisku ini).. Ndoro juga mau pipis di kasur kok..”.

Aku sendiri sudah nggak tahan. Kakinya aku angkat, lalu kuletakkan di pundakku. Dengan posisi ini kurasakan kontolku menyentuh dinding rahimnya. Memeknya jadi becek banget, dan aku mulai mempercepat sodokan kontolku.
“Ndooro.. Tika capek.. Tika mau bobok.. ndooroo..”.
“Iya nduuk.. Tika bobok saja yaa..”.
“Memeek Tika periih.. ndooroo..”.
Kutekan keras-keras kontolku ke liang kenikmatannya dan kutarik pantatnya dan “croot.. cruut.. croot.. croot.. cruut.. croot..!”. Aku muntahkan pejuhku kedalam rahimnya.

Aku cabut kontolku dari memek tembemnya, terlihat lendir putih bercampur dengan darah segar mengalir keluar dari liang kemaluannya.
“Ndoro.., kenapa Ndoro pipis diperutnya Tika.., perut Tika jadi hangat Ndoro..”.
“Iya nduuk.., biar kamu nggak kedinginan.., ayo sekarang Tika bobok ya.., sini Ndoro kelonin..”.
“Inggih Ndoro.., sekarang Tika capek.., Tika pengen bobok..”.
Aku perhatikan memeknya sudah mulai melebar dan agak membelah dibandingkan sebelum aku perawanin. Aku peluk dia dan aku cium dengan mesra Tika, si gadis kecilku. Aku dan tikapun akhirnya tertidur dengan pulas. Nikmaat.

97 Tanggapan ke “Anak Gelandangan”


  1. 1 ankerboy Maret 1, 2009 pukul 6:22 am

    BEJATTTTTT……!!!!!!!!!!!!!!1
    TAK BRMORAL….!!!!!!!!!!!!!!

  2. 2 Thrèé Maret 1, 2009 pukul 7:32 pm

    Narsis banget sìh.,,tapi lumayan menghibur… .

  3. 3 woro Maret 4, 2009 pukul 6:34 pm

    serrrrrrrruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
    uuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

  4. 4 ada de Maret 16, 2009 pukul 7:49 pm

    kurang ajar

    kamu ndak tau tika masih kecil

    DASAR SETAN!!!!!!!!

  5. 5 BUDHI April 23, 2009 pukul 12:32 am

    bos enakya mau donk diberitika

  6. 6 irvan abeta April 23, 2009 pukul 2:53 pm

    biadab……

  7. 7 Edward Mei 7, 2009 pukul 12:11 pm

    enak kali ya…………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  8. 8 monkey star Mei 18, 2009 pukul 3:10 pm

    bego neh cerita

  9. 9 marshanda Mei 28, 2009 pukul 11:53 am

    weleh..weleh………

  10. 10 lhabinus Juni 30, 2009 pukul 4:57 pm

    bikin merangsang

  11. 11 evil Agustus 17, 2009 pukul 1:44 pm

    amo itu ga punya perasaan,.. tika itu masih kecil,..!!!
    dasar orang ga punya hati,.. kelakuan amo itu kya binatang,..!!
    apa jangan2 amo bnr2 binatang,…!!!!!!

  12. 12 xxxx Agustus 18, 2009 pukul 8:02 am

    GAK KASIAN APA????

  13. 13 Poluk Agustus 21, 2009 pukul 1:08 am

    Bagus juga. Kata biadap tak cocok. Yg cocok beruntung bs dpt yg 14th

  14. 14 ........ Agustus 28, 2009 pukul 12:12 pm

    good very good …..oh tika

  15. 15 fadly Agustus 31, 2009 pukul 11:04 am

    wah g, sekalian ibunya main ber dua kan seru ibu sama anak nya
    wah aja lagi ya

  16. 16 yn September 1, 2009 pukul 11:29 am

    opo-opoan cerita lainnya aja yang lebih menarik…
    cerita ama janda aja biar suip..

  17. 17 johan September 1, 2009 pukul 10:14 pm

    Woooooooooooooooonnnggg Edannnnnnnnnnn!!!!!!!!!!!

  18. 18 kontol bumo September 2, 2009 pukul 8:25 pm

    pe’ak.
    ra ngaceng blas.

  19. 19 dimas September 4, 2009 pukul 8:48 pm

    banksat banget si loe

  20. 20 raka September 5, 2009 pukul 8:55 am

    setan melihat hal yg menyesatkan menjadi hal yg indah,jadi siapa aja yg menganggap cerita ini bagus atau indah,berarti kalian adalah setan berwujud manusia.

  21. 21 joko September 5, 2009 pukul 9:44 am

    sembarang itu kan wong cilik masa dientot

  22. 22 wahyu September 5, 2009 pukul 8:01 pm

    ORANG GILAPUN GAK AKAN BERSIKAP SEPERTI ITU,SEMOGA DAPAT MEMAHAMI ANAK KECIL MAN……..14 RASANYA SEPERTI APA?SEANDAINYA ANAKMU SENDIRI DI BEGTOKAN PA ENAK?…….

  23. 23 asu September 7, 2009 pukul 10:00 pm

    pasti cuma rekayasa.jaman kaya sekarang ga ada yang lugu kaya itu.booong.gelandangain lagi justru malah lebih tau.bego,tolol,KOPLAK

  24. 24 mr x September 8, 2009 pukul 3:40 pm

    boleh jg cerita lo…
    gw d bkin ngaceng….

  25. 25 Bas September 9, 2009 pukul 12:47 am

    Sadarlah wahai umat qu..u…u…u… !:+()

  26. 26 HATER September 10, 2009 pukul 10:50 am

    Rasakan pembalasannya di akherat..

  27. 27 didikurniawan September 11, 2009 pukul 2:20 am

    goblok.dasar setan.gw sumpahin kalo lu punya anak cew pasti akan terulang ke anak lu!!!!!!!!!!!!!bajingan!!!!!!!!!!

  28. 28 david greshia September 14, 2009 pukul 12:52 pm

    buehh ini beneran kan gw mau dong no tlpnya dia

  29. 29 deeon September 14, 2009 pukul 8:06 pm

    hancurr……

  30. 30 Gek Arum September 16, 2009 pukul 3:13 pm

    kog gt sich. manusia kelakuan seperti binatang. biadab. merusak masa depan Tika yg masih panjang dan cerah. tapi kamu rusak dengan perlakuanmu itu. kenapa kamu tidak cepat nikah akah biar kamu puas. 1 kata buat kamu BANGSAT…………….

  31. 31 Jaka sembung September 16, 2009 pukul 10:38 pm

    Ah parah neh cerita,, lagi ngaceng2nya baca cerita ini langsung ngedrop…
    Tae

  32. 32 hendra September 19, 2009 pukul 8:25 am

    cerita apaan to..ga nyambung…sama sekali tidak bagus…

  33. 33 gusti September 19, 2009 pukul 1:18 pm

    sssssssssiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiipppppppppppppp

  34. 34 johan 450ka September 21, 2009 pukul 5:50 pm

    mang binatang gk pny atiii!!!!! otak anjinggggggg….

  35. 35 Farid September 27, 2009 pukul 12:05 pm

    Beh … .lucu bnget critax.. Tpi g’ lucu amat sih. Sory ya ndoro.. Kyakx pling jlek crita mu deh. Q saranin g’ usah nulis lgi.. Ya. Dri pada bkin ktawa.

  36. 36 zasa September 30, 2009 pukul 1:33 pm

    dasar setan…….
    iblis…….
    dasar laki-laki…..

    kan msh kecil tikanya kasian…………..

  37. 37 sam Oktober 1, 2009 pukul 12:56 am

    gw jg gk muna’ sey cuy,,gw jg suka bca cerita bginian,tp khn ksian klo anak skcl itu d gtoen,dy mah gk tao apa”,mnding lo maen ma placur aja,smga lo bs taubat sblm trlmbt,n ati” karma thu brlaku,(tp klo crita lo bnr ,klo gk ya gpp)

  38. 38 jojo Oktober 1, 2009 pukul 5:23 pm

    seru man ………..sampe2 wpengen ngewe.. tapi kontol w gede banget sih

  39. 39 Hyper.. Oktober 2, 2009 pukul 11:58 pm

    Waduw,,!
    Nak bngt t bro..!
    Tp kshn msh trllu kcl..!
    Jgn d ulg lg bro..
    Law mau cr aj cwek bispak..!
    Oke lek..!
    Dri naq medan

  40. 40 piNTaaAArrRRR Oktober 3, 2009 pukul 3:33 am

    Ndoro,,,,,,,,,,,,,hahahahahaahahah tambah lucuuuuuu,,,,,,,pembualll

  41. 41 anggit Oktober 4, 2009 pukul 4:13 am

    ndoro pembual yg hebat,truslah berkarya dgn bualanmu.asuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

  42. 43 pemotong kontol Oktober 5, 2009 pukul 1:09 pm

    zasa ga papa itu pelajaran sex baik tau……… wraaaaur.

  43. 44 PeMuL@ Oktober 6, 2009 pukul 12:25 am

    niat kau udah bgus mau ngarang crita…..
    dan alangkah bgus nya lg kau yg main ama adek kau…
    (dasar cacat, kerbo d bedaki kau mau?)

  44. 45 Rizal Oktober 6, 2009 pukul 4:46 am

    Dasar kurang ajar bgsat ajing..

  45. 46 ong rusak Oktober 7, 2009 pukul 10:18 pm

    BODOL!!!!!!!

  46. 47 Eleven Elite Oktober 10, 2009 pukul 3:28 pm

    Hmm… Jadi bgtu ya?? Kelakuan rakyat indonesia!? kami eleven elite akan mnglenyapkan kalian smua!

  47. 48 z0 Oktober 10, 2009 pukul 10:14 pm

    kurang mantap
    gw jg pernah tu

  48. 49 amin sutrisno Oktober 11, 2009 pukul 2:52 pm

    enakkk………………banget ngapusi yo……………

  49. 50 Mas EDi_peni Oktober 12, 2009 pukul 8:37 pm

    oi sadarlah kalian ..
    para manusi ..
    sembahlah mbah q_no
    maha setengah kodok dan setengah kampret..
    wkwkkwk

  50. 51 ajiika Oktober 13, 2009 pukul 11:53 pm

    dasar gila,gemblong!gak meker!biadab!!!!!!!!!!!!!

  51. 52 hoernysquad Oktober 17, 2009 pukul 9:16 am

    tus habis bangun ngapain………
    nyuci sprei……..

  52. 54 David Greshia Oktober 18, 2009 pukul 5:59 pm

    eh tolol…lg lw entodinnya sekarang nanti ajaa kalo umur 20 th ke atas lg sekarang dasar gk punya hati…siapa tau gw jodoh dia

  53. 55 joko Oktober 19, 2009 pukul 1:09 pm

    ini bener apa fiktif…?
    lumayan apalagi kalau semua ikut main lebih ramai

  54. 56 bobon Oktober 19, 2009 pukul 10:32 pm

    setan loe

    anak 14 thn loe garap

    mang ga kasihan

  55. 57 Nyambunk Oktober 19, 2009 pukul 11:02 pm

    Sundala’ anak2 maE naganrang, kongkonga!!

  56. 58 dodol karet Oktober 20, 2009 pukul 8:16 am

    nah ini yang dinamakan lebih dari setan.
    setanpun takut dengananda

  57. 59 doli Oktober 20, 2009 pukul 10:30 am

    DANCUK!!!! ASU!!!! BIADAP, LO GAK PUNYA MORAL YA!!!

  58. 60 Roby Oktober 22, 2009 pukul 12:20 pm

    Ow BRENGSEK! Nak kcil digtuiwn…

  59. 61 Wasabi_gari Oktober 23, 2009 pukul 3:17 am

    Margodegi jg lu..! lu kn General Manager, wibawa n kbijksnaan lu mna sbg s’org pmimpin!! dsar muka meki.. Mupeng lu..!! mkany kwin jgn sring onani..

  60. 62 wmdmjtj Oktober 24, 2009 pukul 5:14 pm

    biadap dancok jaran gatel kontolmu tugel cok……..!

  61. 63 Adhie Dhika Shauza Oktober 27, 2009 pukul 1:54 pm

    hmmmmmmm. . .
    biadab Loe. . .

  62. 64 daniel November 1, 2009 pukul 11:18 am

    wah klo orang diindonesia kayak gini semua hilanglah gadis yang perawan seblum usia 22 tahun

  63. 65 chyka November 2, 2009 pukul 10:33 pm

    emang zasa mau?????

  64. 66 team pembolong November 4, 2009 pukul 1:47 pm

    . woii lancang loe babii.. blom gw entotin malah loe duluin…

  65. 67 Orhien November 4, 2009 pukul 2:33 pm

    Ngga seru jd ngantuk, terlalu nampak boongx

  66. 68 anak band November 5, 2009 pukul 11:44 am

    biadab apanya…..?
    kalo biadab ngapain baca karyanya…???
    setuju gak…..?

  67. 69 Joko November 7, 2009 pukul 11:09 pm

    Setan bjt amat …

  68. 70 sila November 10, 2009 pukul 3:22 am

    eDana…ne…………………

  69. 71 Bowo November 10, 2009 pukul 11:52 am

    Kurang ajar lu,,g pny hati,, cb byangin lu jatuh miskin,, lu jd gelandangan,,lu pny anx d bodohi kyk gt,,karma b_laku man,,g ma lu,,ma anx lu,, setan lu,, brenksek,,

  70. 72 DPR November 13, 2009 pukul 11:50 am

    smua yg comment blang biadab…
    tpi anehnya smuanya bca critanya smpe habis,,,,
    pkek tegang pula 2 senjatanya,,,
    itu yang baca tandanya juga biadab….

  71. 73 bangsat yg nulis November 14, 2009 pukul 1:42 pm

    bangsat seandai nya gw d stu gw hajar u sampai nyawa u di ujung tandu k bangsat cuh..100x gw ludahin lu gw ludahin cerita u

  72. 74 L-(kira) November 15, 2009 pukul 2:57 pm

    Leng celeng katanya lo kaya!sewa tu lonte yg berkelas.anjing lo.gelandangan lo garap jijik bgt lo.orang kaya ndasmu su.kaya asu lo bkn kaya harta.ya ga ndoro?kampret lo kontol.gue yakn ini malam pertama lo.bau lo garap.asu

  73. 75 L-(kira) November 15, 2009 pukul 3:00 pm

    Leng celeng katanya lo kaya!sewa tu lonte yg berkelas.anjing lo.gelandangan lo garap jijik bgt lo.orang kaya ndasmu su.kaya asu lo bkn kaya harta.ya ga ndoro?kampret lo kontol.gue yakn ini malam pertama lo.bau lo garap.asu…

  74. 76 terror_2012 November 15, 2009 pukul 11:46 pm

    tai anjink!

  75. 77 Asu November 17, 2009 pukul 10:38 am

    Anjing gembel loe embAt jg masiH kecil lg. . .

  76. 78 Adhivaio. November 18, 2009 pukul 1:39 pm

    Parah beneeerrrr….
    Ancenè kerek kown JANCOK!

  77. 79 Jesus form hell November 20, 2009 pukul 11:29 pm

    wahai umat the lord jesus.
    terutama yang menulis this history.gue mo nanya.yang sblas taon ga d embat??
    ”you’re thicklish bitchie asshole”nnti ank lo 5taon lo mbat jg tuh??

  78. 80 kontol November 24, 2009 pukul 9:14 am

    ini cerita paling garing sedunia yang pernah gue baca

  79. 81 Blitar_voice November 24, 2009 pukul 5:17 pm

    Pett kepett, buayi yo di kenthu lè..
    Ndak beress.. Swt..

  80. 82 Nila November 27, 2009 pukul 2:36 pm

    Ngak usah
    mah tika,,,
    mah gwe aja
    d jamin enak loh !!

  81. 83 akoe November 28, 2009 pukul 12:15 am

    CERITANYA BOHOOOONG 100%, HARE GENE ADA CEW SEPOLOS ITU…!!!! APALAGI PANGGILANYA NDORO…OBSESI INGIN JADI ORANG KAYA YA OM…

  82. 84 deri November 30, 2009 pukul 3:12 pm

    ANAK SETAN////////

  83. 85 Raja singa Desember 1, 2009 pukul 6:48 am

    Sabar ya ndoro.. Bentar lg azab menjemputmu!!

  84. 86 Kaka 1 september 2009 Desember 1, 2009 pukul 11:06 pm

    Keren ugk sich, tp lbh keren n4 lg loe m4en m4 j4nd4 j4,k4si4n kn msh kecil gk perawan lg.

  85. 87 setan sexz Desember 4, 2009 pukul 2:51 pm

    Manthabbbbb tuuuu dapett anak yg umur 14…….
    WuAakakakakakka
    Mao donkkkkkk…..

  86. 88 Silvi Desember 5, 2009 pukul 10:32 pm

    Wah enak juga jd Tika, masih kecil sudah di entot……… Enak tuh….. Mau dong…..
    Lg baca sambil masturbasi nieh……

  87. 89 jaw Desember 6, 2009 pukul 8:23 am

    Terlaaaaaaluuuuu….

  88. 91 Dila Desember 7, 2009 pukul 12:23 am

    Dasar gila,ingat hukum karma,gmn rasanya kl u pnya anak digituin.

  89. 92 pipin Desember 11, 2009 pukul 3:42 am

    kebacut..!!!!dasar, ndoro kog bejat..!!!derajat kamu lebih rendah di banding ma si tika. dasar ndoro asu…………

  90. 93 dancok's Desember 11, 2009 pukul 3:39 pm

    wah ceritany garing bngt.

  91. 94 Mr.Kontol Besar Desember 12, 2009 pukul 6:25 pm

    Kontalnya kecil………….tak kuat ngentot………..

  92. 95 Tisha Desember 13, 2009 pukul 7:10 pm

    Gw jdi pgn nich. Ada gg yg mw rmesin toket gw n sodok2 memek gw (sodomi)

  93. 96 lucifer Desember 15, 2009 pukul 9:36 pm

    lucu semua yg comentar… Pada munafik loh…bilank ja lo pada iri…

  94. 97 ADRIAN sINAGA Desember 18, 2009 pukul 10:05 am

    wahhhhhh Jadi IRi ,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    Bavanya saja Aku jadi Crot Crotan


Tinggalkan Balasan