Posts Tagged 'sex story'

Akibat ranjang sempit

Mertuaku adalah seorang janda dengan kulit yang putih, cantik, lembut, dan berwajah keibu ibuan, dia selalu mengenakan kebaya jika keluar rumah. Dan mengenakan daster panjang bila didalam rumah, dan rambutnya dikonde keatas sehingga menampakkan kulit lehernya yang putih jenjang.

Sebenarnya semenjak aku masih pacaran dengan anaknya, aku sudah jatuh cinta padanya Aku sering bercengkerama dengannya walaupun aku tahu hari itu pacarku kuliah. Diapun sangat baik padaku, dan aku diperlakukan sama dengan anak anaknya yang lain. Bahkan tidak jarang bila aku kecapaian, dia memijat punggungku.

Setelah aku kawin dengan anaknya dan memboyong istriku kerumah kontrakanku, mertuaku rajin menengokku dan tidak jarang pula menginap satu atau dua malam. Karena rumahku hanya mempunyai satu kamar tidur, maka jika mertuaku menginap, kami terpaksa tidur bertiga dalam satu ranjang. Biasanya Ibu mertua tidur dekat tembok, kemudian istri ditengah dan aku dipinggir. Sambil tiduran kami biasanya ngobrol sampai tengah malam, dan tidak jarang pula ketika ngobrol tanganku bergerilya ketubuh istriku dari bawah selimut, dan istriku selalu mendiamkannya.
Lanjutkan membaca ‘Akibat ranjang sempit’

American Dream

“What?” Steve was talking to me, but hanging so far out of his bedroom window to smoke I couldn’t hear a damn word.

“You deaf, McNeill? I said – my mom wants to come to the movie.”

“Uhh,” I didn’t want to sound too eager about it – Steve’s mom was hot, like way too hot for anyone’s mom to be, so I just said “okay.”

“Yeah,” he leaned out to take another drag, then ground out the cigarette on the side of the house, “I think she’s pretty bummed these days with all the divorce stuff.”

“That sucks, man.”
Lanjutkan membaca ‘American Dream’

SMS SELINGKUH

Hari itu aku seperti biasa mencuci motor , ku basahi motor ku dengan sabun lalu ku gosok gosok sampai berbusa,setelah berbusa aku bilas dengan air sampai bersih , belum aku keringkan dengan kanebo, eh tiba2 ada suara sms dari hp ku, ku lihat hpku lalu kubaca pesan singkat yang terkirim dari nomor yang tak ada di memori di hp ku, kupikir ini nomer siapa ? lalu kubaca isi sms nya yaitu “Hai ,Apa kabar sayang ?” Aku pikir salah sambung ,aku diamkan saja.

Malam dingin dan sedikit rintik2 hujan tapi aku tetap saja membawa motor ku ke jalan untuk menjemput istriku pulang kerja,maklum malam itu dia lembur jadi dia pulang tak seperti biasa. Segera ku tarik gas tuk melaju kan motor ku.
Lanjutkan membaca ‘SMS SELINGKUH’

Service Plus SPG Susu

Pagi itu aku harus Berangkat kerja lebih pagi karena pekerjaan kantor yang menumpuk. Ditengah jalan tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Akhirnya aku berteduh di warteg terdekat.

“Wah.. wah.. sialan, kok malah hujan.. numpang teduh ya Bu,” entah sial apa pagi itu, hujan mendadak turun tanpa mendung, aku pun terpaksa menghentikan laju sepeda motorku dan segera berteduh disebuah warung pinggir jalan.
“Ndak apa Dik, memang hujannya deras, kalau diteruskan nanti basah semua bajunya,” jawab pemilik warung, ibu berusia baya seumur ibuku.
Lanjutkan membaca ‘Service Plus SPG Susu’

MBAK LIMAH, JANDA KESEPIAN

Aku melihat jam di tanganku. Masih lama rupanya. Kira-kira setengah jam lagi waktu kuliah habis. Siang tadi kakak iparku nelepon, memintaku datang ke rumahnya setelah kuliah. Aku bertanya-tanya, karena biasanya hanya abangku saja yang menelponku, menanyakan sesuatu atau memintaku untuk menjaga rumahnya jika dia ada urusan keluar kota.

Rintik-rintik hujan mulai turun semakin lebat. Mbak Limah yang bekerja di rumah abangku ini bergegas ke halaman belakang untuk mengambil jemuran. Kemudian, “Den Mad!”, teriaknya keras dari belakang rumah. Aku berlari menuju arah suaranya dan melihat Mbak Limah terduduk di tepi jemuran. Kain jemuran berhamburan di sekitarnya.

“Den Mad, tolong Mbak Limah bawakan kain ini masuk”, pintanya sambil menyeringai mungkin menahan sakit.
“Mbak tadi tergelincir”, sambungnya.
Aku hanya mengangguk sambil mengambil kain yang berserakan lalu sebelah tanganku coba membantu Mbak Limah berdiri.
Lanjutkan membaca ‘MBAK LIMAH, JANDA KESEPIAN’

The Wet Nurse

Events in childhood shape our destiny. What happens in those formative years may so affect our lives that what follows is as inevitable as if we were a leaf that, once it has fallen into a stream, is carried helplessly away to its ultimate destiny.

Edwin Stearns always knew, down to the day and hour, when a key event in his life occurred: a warm afternoon in August 1879. He was 10 at the time, and had joined his mother Clara and sister Lillian, who was seven, at Oakdale, the family summer retreat. Oakdale consisted of five acres and a sprawling house shaded by tall maples and chestnuts. It overlooked the Hudson River near Stony Point, just north of New York City. His father Elliott, president of First Federal bank, had remained in the city to work.
Lanjutkan membaca ‘The Wet Nurse’

Dear Diary

Dear Diary

Wednesday, August 28th, 2008 – 8:20am
I’m so excited about tonight! I keep imagining everything that’s going to happen. I mean, my first threesome! Christophe promised me if this works out we can even try different combinations – maybe another guy for me. But for now, I’m curious to see how much I’ll like being with a girl. I’m glad I kind of know Nancy – Mel introduced us at a party. She’s really hot. I’m a bit nervous – what if Chris likes her more?? The thing that struck me most about her was her eyes – huge, huge green eyes with long, black lashes. She has dark, long hair and arched eyebrows, almost as though they’re painted on. But they’re real. When I saw her last, she was wearing bright red lipstick, and bright red shoes to match. The shoes made her taller than me, but I guess we’re pretty much the same height. I remember Chris commenting on how great her butt looked in the tight jeans she had on. I felt jealous for a second, but then I had to agree!
Lanjutkan membaca ‘Dear Diary’



%d blogger menyukai ini: